Manajemen Pemasaran Dalam Perusahaan

Selama dua tahun terakhir, telah terjadi perubahan bemakna dalam budaya global dan pemasaran. Kita bisa merasakan tekanan ekonomi diseluruh dunia, hiperkonektivitas, kegelisahan umum, atau kombinasi ketiganya. Hasil akhirnya adalah kita, sebagai pemimpin bisnis, kini berhadapan dengan populasi yang lebih menyadari apa yang sedang terjadi di dunia dan lebih ingin terlibat. Di dunia baru ini konsumen lebih mudah menjadi aktiivitas yang membela atau melawan Anda.

marketing_planManajemen pemasaran dalam oerusahaan harus cerdik dan harus merespon. Jika berbagai kebangkitan dan gerakan sedang terjadi diseluruh dunia, maka bisnis Anda perlu menjadi terlibat dengan salah satunya, atau lebih bagus lagi, memulai gerakan Anda sendiri. Suatu gerakan merek tidak harus menjadi gerakan politik pada manajemen pemasaran.

Read more..

Manajemen Pemasaran Produk

Bagi manajemen pemasaran produk, manajemen pemasaran akan dipecah menjadi 4 (empat) kebijakan pemasaran yang lazim disebut sebagai bauran pemasaran (marketing mix) atau 4P dalam pemasaran yang terdiri dari 4 (empat) komponen, yaitu ptofuk (product), harga (price), distribusi (place) dan promosi (promotion). Pemasaran adalah proses social dan manajerial yang membuat individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan serta diinginkan melalui penciptaan dan pertukaran timbale balik produk dan nilai dengan orang lain. Jadi, manajemen pemasaran adalah kegiatan pengaturan secara maksimal fungsi-fungsi pemasaran agar kegiatan pertukaran atau penyimpanan barang atau jasa dari produsen ke konsumen dapat berjalan lancar dan memuaskan.

Di dalam manajemen pemasaran produk, dikenal istilah bauran pemasaran  (marketing  mix). Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perangngkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan berupa produk, harga, distribusi, dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan dalam pasar sasaran.

Read more..

Manajemen Pemasaran Marketing

Manajemen pemasaran marketing produk atau jasa usaha melalui ssaluran distribusi yang merupakan itni dari pembangunan jaringan. Juga bahwa aktivitas pemasaran memerlukan sejumlah syarat seperti : (1) analisis pasar, (2) penilaian kekuatan, (3) pertimbangan alokasi sumber daya usaha yang terbatas dan (4) pembuatan rencana usaha masa depan. Selanjutnya tentang perhatian terhadap lingkungan bisnis yang akan dimasuki, baik dari sisi peta situasi dan kondisi (lingkungan) makro yang dinyatakan dalam sejumlah pertimbangan maupun dari sisi lingkungan persaingan bisnisnya. ini termasuk menyikapi persaingan bisnis sesuai dengan syarat.

Secara sederhana proses manajemen pemasaran marketing dibagi dalam tiga bagian utama : (1) memastikan calon klien atau pembeli potensial; (2) mempublikasikan produk atau jas yang ditawarkan, mendekati pembeli atau klien potensial; (3) kiat menjual produk atau jasa yang ditawarkan. Kemampuan menjalankan ketiga kegatan tersebut pada dasarnya juga merupakan bagian dari kecakapan menjual (salesmanship). Kemampuan ini jelas merupakan bagian penting yang harus dikuasai oleh seorang wirausaha.

Read more..

Manajemen Pemasaran Jasa

Dalam manajemen pemasaran jasa (services) terdapat faktor karakteristik unik jasa yang berbeda dari pemasaran produk (goods). Keunikan karakteristik jasa dibandingkan produk terletak pada sifat : intangibility, inseparability, variability, dan perishability. Intangibility merupakan sifat jasa yang tidak berwujud dan diterima konsumen sebagai performance yang hanay dapat dirasakan. Inseparability mencerminkan tidak terpisahkannya antara provider dan konsumennya, keterlibatan konsumen dalam proses delivery jasa dalam production process. Variability menunjukkan bahwa performance jasa sangat sulit untuk dikontrol dan sangat bersifat relative baik dari output provider maupun persepsi penerimaan kosumen perishability merupakan salah satu keterbatasan jasa, mengingat proses dan penggunaan dilakukan dalam waktu bersamaan dan tidak memungkinkan dilakukan penyimpanan.

Karakteristik manajemen pemasaran jasa juga bersifat lock of ownership, yang merupakan perbdaan mendasar dibandingkan goods, jasa tidak memungkinkan dimiliki secara permanen dan pribadi oleh konsumen. Kepemilikian dan akses berjangka pada manfaat non-ownership, mencipatakan system keanggotaan (membership) untuk mengasosiasikan dengan kepemilikan dan pemberian system intensif dengan adanya system reservasi dan fasilitas prioritas. Penyajian jasa juga memberikan tingkat penerimaan yang tidak sama dari masing-masing konsumen (heterogeneous), karena output jasa sangat bersifat virtually unique. Untuk menjaga service capacity pada tingkat yang konstan dan tingkat kepuasan yang tinggi akan sangat mahal biayanya. Oleh sebab itu, market tranparancy menjadi penting untuk memberikan informasi secara rinci dan jelas, comparable, dan tersedia bagi konsumen yang memerlukan.

Read more..

Pengaruh Pemilihan Selebriris Sebagai Endorser

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Pemasaran dengan Judul : Pengaruh Pemilihan Selebriris Sebagai Endorser

Trend hidup masyarakat dalam bidang pengobatan agaknya sudah mulai bergeser dari pengobatan modern menuju ke pengobatan tradisional.Masyarakat mulai menyukai menggunakan ramuan-ramuan tradisional daripada obat-obat kimia.banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah harga obat-obat kimia yang semakin mahal. Gaya hidup “back to nature” ini membuat persaingan bisnis jamu menjadi semakin ketat,banyak produsen jamu berlomba-lomba untuk dapat memenangkan persaingan dan memperoleh konsumen atau pangsa pasar baru. Penggunaan media-media baik melalui media cetak (surat kabar,majalah,tabloid) maupun media elektronik (televisi,radio) serta media internet akan dimanfaatkan secara optimal guna mengembangkan usaha atau bisnisnya.

Read more..

Pengaruh Marketing Mix Terhadap Loyalitas Konsumen Kartu Pra Bayar XYZ

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Pemasaran dengan Judul : Pengaruh Marketing Mix Terhadap Loyalitas Konsumen Kartu Pra Bayar XYZ

Manusia mempunyai banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, baik kebutuhan yang bersifat biogenetik seperti rasa lapar dan haus maupun kebutuhan yang bersifat psikogenetik, yaitu kebutuhan akan pengakuan, penghargaan dan rasa kepemilikan. Kebutuhan adalah keadaan merasa tidak memliki kepuasan dasar dan bersifat naluriah sedangkan keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut, sehingga keinginan merupakan kebutuhan buatan yaitu kebutuhan yang dibentuk oleh lingkungan hidupnya. Keinginan terhadap suatu produk yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya akan menciptakan permintaan.

Read more..

Analisis Strategi Bauran Pemasaran Eceran Yang Menentukan Tingkat Kepuasan Konsumen

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Pemasaran dengan Judul : Analisis Strategi Bauran Pemasaran Eceran Yang Menentukan Tingkat Kepuasan Konsumen

Dewasa ini perhatian terhadap kepuasan pelanggan atau ketidakpuasan pelanggan semakin besar. Persaingan yang semakin ketat khususnya untuk bisnis ritel, dimana banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginaan konsumen, menyebabkan setiap perusahaan ritel harus menempatkan orientasi kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama dan diyakini sebagai kunci utama untuk memenangkan persaingan adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada pelanggan melalui penyampaian produk dan jasa dengan harga bersaing.

Read more..

Analisis Pengaruh Diferensiasi Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada TOKO XYZ

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Pemasaran dengan Judul : Analisis Pengaruh Diferensiasi Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada TOKO XYZ

Globalisasi ditandai dengan dimulainya era perdagangan yang tidak mengenal batas batas negara. Perubahan terjadi pada tingkat yang semakin cepat dibandingkan sebelumnya. Kekuatan Global akan terus mempengaruhi kehidupan masyarakat dunia. Teknologi akan terus mengagumkan kita dan melakukan hal hal yang tidak terpikirkkan sebelumnya yang mengakibatkan tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat melindungi kepentingan perdagangan suatu negara dengan negara lain. Semakin banyak orang, semakin banyak negara. Perusahaan perusahaan bebas memutuskan apa yang harus dibuat dan dijual, sehingga strategi bisnis sekarang akan beresiko, demikian juga halnya bila beralih ke strategi bisnis yang baru.

Read more..